Jambore Dongeng Anak Nusantara 2013

Kegiatanmendongeng memiliki banyak manfaat. Selain sebagai wisata imajinasi bagianak-anak, mendongeng juga bermanfaat untuk membentuk karakter anak menjadilebih mandiri, cerdas, mengendalikan perkembangan emosi, mental, sertamengajarkan moral dan nilai-nilai positif. Sebagai contoh adalah nilaikejujuran.

Yup,anak-anak akan lebih mudah memahami dan menyerap nilai-nilai kejujuran yangdisampaikan oleh orangtua atau guru apabila dibawakan melalui materi dongengdibandingkan dengan cara langsung. Misalnya, larangan mencontek ketika ulangan,tidak bohong kepada orang tua, dan sebagainya.

Nah,karena alasan tersebut maka Kak Awam, yang dikenal sebagai pendongeng  sekaligus juga pendiri sanggar Kampoeng Dongeng,menggelar Jambore Dongeng Anak Nusantara 2013 selama 4 hari yaitu mulai tanggal16-19 Mei 2013 di Bumi Perkemahan Pulau Situ Gintung 3, Ciputat, Tangerang.

Jamboreyang  bertujuan untuk semakin menggalakankegiatan mendongeng bagi anak-anak ini diikuti kurang lebih sekitar 1000 anak tingkatplaygroup hingga 4 SD yang berasal dari berbagai nusantara. Layaknya jamboreanak-anak tersebut harus menginap ditenda-tenda. Lalu, mereka juga harusmengikuti berbagai rangkaian kegiatan, seperti  menampilkan drama dari setiap tim, mengikutiworkshop mendongeng, serta anak-anak disuruh menulis dongeng bertema kejujuranyang nantinya akan dikumpulkan hingga 1000 dongeng. Yup, bersamaan dengan jamboretersebut juga dicanangkan gerakan 1000 dongeng Kejujuran.

Hmm... mengapa temanya kejujuran ya? Menurut KakAwam, sekarang ini kejujuran rasanya mahal. Tindakan ketidakjujuran sudah maraksekali terjadi tidak hanya dilingkungan negara (korupsi) dan perkantoran,tetapi juga dilingkungan pendidikan. Oleh karena itu, dengan adanya jambore inidiharapkan anak-anak lebih belajar untuk jujur mulai dari hal-hal kecil,misalnya tidak mencontek pas ulangan.

Salahsatu peserta Jambore, Inong, siswi kelas V SD IF Al-Fikri, Depok, merasakanmendapat banyak manfaat dari kegiatan yang diikutinya ini. “Aku senang bisamendapatkan banyak pengalaman, ilmu mendongeng, sekaligus juga teman-temanbaru. Tadi sewaktu disuruh menulis cerita dongeng, aku menulis tentangmencontek. Ceritanya ada temanku yang mencontek, terus ketahuan guru. Nah, dariketidakkejujurannya tersebut temanku pun terkena batunya,”ujarnya.

Jamboreyang juga dihadiri oleh Kak Seto Mulyadi, tokoh pemerhati anak sekaligus jugaKetua Komisi Nasional Perlindungan Anak, juga menghadirkan pemecahan MURIPendongeng Terlama Non Stop selama 8 jam oleh Kak Awam.

siap_body

Teks & foto : Tina/GIRLS

comments powered by Disqus