Akal Kelinci
Kelinci

Ilustrasi: blogspot

Di dalam hutan, tinggallah seekor Kelinci. Ketika ia mendengar sayembara itu, ingin sekali ia mencoba mengadu nasibnya.

Diajaknya semua saudaranya yang laki-laki dan perempuan. Semua diajaknya ikut serta menghadap Raja.

Saudara-saudara si Kelinci geleng-geleng kepala dan bertanya-tanya satu dengan yang lain.

“Minum air panas? Mana mungkin? Bukankah semua tahu bahwa saudara kita ini paling takut dengan sesuatu yang panas? Mana mungkin dia bisa memenangkan sayembara itu!”

Meskipun mereka tidak percaya, mereka ikut juga dengan kelinci. Mereka ingin tahu apa yang akan terjadi. Raja Kelinci mempunyai putri cantik.

Banyak binatang lain yang ingin sekali memperistrikannya. Tapi putri Kelinci selalu saja menolak mereka, hingga ayahnya menjadi jengkel.

cangkir

Ilustrasi: supercoloring

Suatu hari, raja Kelinci berkata, “Aku akan mengadakan sayembara. Barangsiapa yang berhasil meminum secangkir air panas tanpa berhenti, dia boleh menikah dengan putriku.”

Kabar itu dengan cepat meluas ke mana-mana, banyak binatang berdatangan untuk menghadap raja Kelinci. Singa, Beruang, Garuda, Serigala, Rubah, Monyet dan Tikus mencoba untuk minum air panas yang disediakan Raja Kelinci. Satu persatu menyerah kalah karena tidak sanggup minum air panas itu.

Pada masa itu semua binatang hidup dalam kedamaian, tidak ada permusuhan. Tidak ada binatang yang saling memakan satu dengan yang lain. Mereka hidup rukun.

Di depan raja, si kelinci membungkuk hormat dan berkata, “Hamba datang untuk memenangkan sayembara, agar dapat meminang putri Paduka.”

Kelinci

Ilustrasi: sylvianvillage

Singa, Beruang, Garuda dan binatang-binatang besar lainnya tertawa terbahak-bahak. Si Kelinci tidak kecut hatinya. Ia memohon pada Raja agar air panas itu diberikan padanya segera.

Ketika Raja Kelinci memberikan secangkir air panas pada Si Kelinci, ia mengatakan: “Paduka yang arif, saudara-saudara saya ini sungguh-sungguh tidak percaya bahwa air ini benar-benar panas. Bolehkah hamba biarkan mereka mencobanya dahulu sebelum hamba meminumnya?”

Raja berpikir sejenak. “Ya, mengapa tidak? Kalau ia tidak kuberi ijin, boleh jadi saudara-saudara si Kelinci itu menganggap main-main saja sayembara ini.”

Jadi, ia biarkan si Kelinci menyodorkan cangkir itu pada saudara-saudaranya secara bergiliran. Cangkir itu pun pindah dari tangan ke tangan.

Masing-masing Kelinci yang memegangnya mengakui, bahwa air di cangkir itu benar-benar panas dan tak mungkin diminum. Akhirnya cangkir itu kembali kepada si Kelinci.

Airnya tidak lagi terlalu panas. Mengapa? Karena setiap kali cangkir itu berada dalam genggaman, panasnya berkurang sedikit. Dan karena saudara-saudaranya banyak, maka panas yang berkurang pun banyak.

Dengan demikian si Kelinci berhasil meneguk air dalam cangkir itu tanpa berhenti sekali pun. Dia menang! Dan ia berhasil memperistri putri raja Kelinci yang cantik itu.

Diceritakan kembali oleh V. Lestari
Th IX 1981\Bobo 10-1981

Logo Bobo
    Octo Perdana Putra
    19-07-2012 11:24
  • Wow! Exclamation Kelinci yang banyak akal! Exclamation Very Happy Very Happy
    lidwina natasha
    14-12-2011 06:26
  • itu sih bukan cuma pintar, tapi juga cerdik.
    Laughing
    Icha Adis
    6-12-2011 06:48
  • kelinci kecil yg pintar Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy
    abdillah ali
    14-11-2011 03:13
  • pinter 3x
    raras sukma aulia
    29-10-2011 04:36
  • kelincinya pintar Smile Very Happy Wink Rolling Eyes Embarassed

Comment n Share on your facebook