To: kidnesia@gramedia-majalah.com
Subject: Bersahabat Karena Terpaksa
Halo Tante Della yang baik hatinya.Tante Della, aku punya seorang sahabat, sebut saja dia si A.
Dulu,waktu aku masih kelas 4 SD aku punya sahabat yang inisialnya R.Kita juga bersahabat dengan baik.Tapi aku agak enggak suka sama si A.
Dia orangnya "lebay",sombong,pemaksa,dan tukang ejek sekaligus penyontek. Tapi si R mau saja menerimanya. Sekarang,Si R sudah pindah ke luar kota.
Nah, Si A ini malah tambah menyebalkan. Dia sering melupakanku dandekat dengan orang lain tanpa memedulikanku sama sekali.
Aku ingin sekali putus sahabat dengan Si A, tapi aku takut bila Si R menanyai kabar persahabatan kami. Si R juga sangat sayang pada Si A. Bantu aku ya,Tante Della. Terimakasih Banyak.
Salam Hangat,
Anggun
Jawaban:
Anggun sayang..
Tante jadi ikut-ikutan bingung lho, karena tante bisa membayangkan sulitnya ada di posisi kamu yang sudah merasa tidak nyaman berteman dengan si A tetapi harus mempertahankan persahabatan itu demi si R.
Tante pikir, untuk kasusmu akan lebih baik jika Anggun jujur pada diri sendiri, apa yang kamu rasakan saat bersahabat dengan si A. Kamu mengatakan tidak suka padanya karena ia 'lebay', suka memaksa, sombong, penyontek, dan tukang ejek.
Apakah Anggun pernah menyampaikan hal ini pada si A, karena bisa jadi dia ngga menyadari hal tersebut. Kalaupun kamu memutus hubungan sahabat dengan dia, apakah dia bisa menerima? Karena siapa tahu dia masih sangat ingin bersahabat denganmu, seperti halnya dengan si R juga.
Anggun,
Seorang yang suka lebay, memaksa, sombong, dan tukang ejek, memang tidak menyenangkan. Namun, ada baiknya kamu mengetahui alasan mengapa dia suka begitu. Kalau di dalam ilmu tante (Psikologi), seseorang menjadi begitu bisa karena banyak hal yang menyebabkan.
Salah satunya adalah karena ingin mendapatkan perhatian teman-teman.
Mungkin saja dia kurang diperhatikan di rumah, kalau dia bicara atau ingin sesuatu maka orangtua dan saudara-saudaranya ngga ada yang mendengarkannya.
Jadi dia lampiaskan itu di sekolah saat ketemu dengan teman-temannya. Lalu, kalau dia jadi penyontek, bisa juga karena dia kurang tekun belajar di rumah. Dia jadi ngga siap dan ngga percaya diri saat ulangan, tetapi ingin hasil ulangannya tetap baik.
Kalau Anggun mau, ajak dia untuk belajar bersama, supaya dia jadi lebih siap, dan meningkat kepercayaan dirinya. Kalaupun dia anak yang tidak menyenangkan, tetapi kenyataannya si R masih bisa sayang padanya. Kira-kira kenapa ya si A masih disukai?
Nah, Anggun bisa mencari tahu hal tersebut dengan bertanya pada R. Coba deh kamu kontak R (lewat surat ataupun e-mail), dan menceritakan hal ini secara terbuka sama dia. Kamu ceritain kebingunganmu saat ini padanya. Siapa tahu dia bisa membantu, dan mencarikan jalan keluarnya.
Kalau pun nanti kamu tetap memilih untuk tidak bersahabat lagi, maka akan lebih mudah bagi si R untuk menerima karena sudah kamu ceritakan semuanya kan..?
Anggun yang baik,
Bersahabat itu menyenangkan. Kamu dan sahabat-sahabatmu, sesmestinya dapat saling terbuka, berbagi cerita senang maupun susah bersama. Biasakan untuk dapat menyampaikan perasaanmu secara langsung ke mereka.
Kalaulah mereka sahabat yang baik, tentu mereka akan bisa memahaminya. Tante bisa memahami kalau kamu sudah tidak suka padanya. Tetapi, bukan berarti seorang sahabat tidak dapat mengajak atau mengajarkan sahabatnya untuk berbuat baik. Di sini tantanganmu sebagai seorang sahabat.
Percayalah, ketika kamu berhasil menyadarkan dan memperbaiki perilakunya maka persahabatan kalian akan semakin bermakna. Ok Anggun..?
Sekian dulu tips dari tante.. Tante doakan semoga Anggun dapat menjadi sahabat yang peduli dan disayangi banyak teman... Aamiin..
Salam,
Tante Della
(Psikolog Anak)