Kiriman :
Score : 5
Beri Score :Halo, namaku Dona, 11 tahun. Aku memiliki seorang adik bernama Doni, berumur 7 tahun. Doni sangat suka donat.
Dia bisa makan 3 kotak donat! Namun, dia tidak pernah berbagi donatnya.
Kupikir, Doni hanya anak lucu yang manja dan pelit, teapi hari ini pemikiranku terhadap Doni berubah.
Hari ini ulang tahun Doni yang ke 7. Dia hanya minta satu kotak donat sebagai hadiahnya dan donat-donat tersebut berdatangan ke rumahku.
"Kak, lihatlah! Banyak donat!" kata Doni lugu. Aku tersenyum mendengar ucapannya.
"Iya, tapi Doni pelit! Masa' makan donat sendiri! Coba Doni tengok, masih banyak orang yang kelaparan di luar sana!
Sementara kamu, enak aja makan sendiri. Kakak aja ngiler nengoknya, apalagi orang di luar sana. Huh!" gerutuku sambil berceramah.
Doni hanya bengong mendengarnya. Aku pun geli melihat mimik mukanya.
Ting tong ting tong ting tong ting tong ting tong ting tong!
Bel di rumahku berdentang dua belas kali. Artinya, pesta ulang tahun Doni! Tamu berdatangan. Ada nenek, kakek, oma, opa, tante, om, sepupu, bude, pakde, bule, teman-temanku dan Doni. Pokoknya lengkap!
Setelah duduk manis, tamu-tamu menyerahkan donat untuk Doni. Dia hanya senyum. Setelah tiup lilin dan potong kue, Doni datang membawa bungkusan.. Donat!!? Dia kan paling anti kalau berbagi donat?!!
"Sodara-sodari, selamat memakan Donat Doni. Doni ikhlas kok," kata Doni tulus. Sambil senyum-senyum, tamu langsung menyikat donat-donat. Nyaris habis tak bersisa.
"Doni, kok donatnya dikasih? Biasanya Doni pelit banget?" kataku geli.
"Kata kakak kan banyak orang yang kelaparan. Jadi Doni kasih deh," jawab Doni lugu. Aku tertawa. "Doni, maksudnya orang-orang miskin! Kalo disini pada kenyang semua!"
"Kan aku belum siap bicara! Nanti kupecahkan celenganku untuk beli donat banyaaak untuk orang miskin," kata Doni cemberut.
Hihihi. Yang penting adikku telah belajar berbagi.