Air Hujan

Hai, Nes! Aku mau tanya, air hujan itu kandungannya apa saja?

Chyntia Ayu Andarini

Hai, Chintia, apa kabar?Kandunga air hujan berasal dari reaksi zat-zat yang ada di atmosfer dengan butiran air yang melewatinya. Selain itu air ini juga bereaksi dengan gas yang terdapat di atmosfer.

Zat-zat yang ikut bercampur dengan air hujan berupa zat padat yang mudah larut dan gas. Kandungan air hujan berbeda-beda dan tergantung pada tempatnya. Akibatnya, kandungan air hujan akan berbeda-beda di setiap tempat.

air hujan

Air hujan bisa saja langsung diminum tapi sebaiknya dimasak dulu, yah! Foto: wordpress

Di daerah laut terbuka sampai daerah yang dekat dengan pantai, air hujan akan mengandung garam, CO2 dan bersifat asam.

Air hujan di darat pun punya kandungan yang berbeda. Kandungan garamnya jauh lebih sedikit. Apalagi jika di kota-kota yang padat penduduknya, seperti Jakarta, banyak berasal dari sisa-sisa polusi udara.

Jadi, kandungan air hujan itu tergantung dari kondisi geologi, jumlah penduduk, dan aktifitas yang dilakukan oleh manusia di daerah itu.

Nah, air hujan itu bisa saja diminum, asalkan air hujan yang benar-benar jatuh dari langit tanpa perantara. Misalnya, air hujan yang jatuh duluan ke atap rumah yang terbuat dari seng, tembaga, dan lain-lain, tidak bisa langsung diminum harus diolah terlebih dahulu karena sudah tercemar.

Biar lebih aman lagi, sih, sebaiknya air hujan itu harus dimasak supaya benar-benar terjamin kebersihannya. (Kidnesia/berbagaisumber)

comments powered by Disqus