Gerhana Bulan

Nes, aku masih belum mengerti tentang pengertian gerhana bulan atau kejadian gerhana bulan, tolong jelaskan ya Nes....

Asry Damayanty

Hai, Asry! Biar kamu enggak bingung, Nesi coba jelaskan ya. Biar lebih gampang, pertama kali yang kamu ingat adalah urutan saat terjadinya gerhana bulan.

Terjadinya peristiwa alam ini karena sebagian atau keseluruhan permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi.

Nah, saat terjadi gerhana bulan, posisi bumi berada di tengah-tengah antara bulan dan matahari. Ketiga benda langit ini berada dalam suatu garis lurus yang sama.

Kalau sudah begini, otomatis sinar matahari terhalang oleh bumi, kan? Akhirnya sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Gerhana bulan

Nah, seperti ini posisi bulan saat terjadi gerhana bulan. Foto: mrelipse

Dengan kata lain, gerhana bulan muncul bila posisi bulan berlawanan (beroposisi) dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan.

Yang dimaksud dengan ekliptika adalah suatu bidang edar berupa garis khayal yang menjadi jalur lintasan benda-benda langit dalam mengelilingi suatu titik pusat sistem tata surya.

Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node , yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut.

Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Kenapa? Karena masih ada sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah.

Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. Tidak seperti gerhana matahari, berbahaya jika dilihat dengan mata telanjang.

Gerhana bulan

Saat gerhana bulan, sinar matahari terhalan oleh bumi. Sinar bulan jadi redup, deh! Foto: mreclipse

Jenis-jenis gerhana bulan

Nah, gerhana bulan ada beberapa jenis. Apa saja, ya?

Gerhana Bulan Total

Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra. Bulan sepenuhnya tertutup oleh bumi dan tidak bisa menerima pantulan sinar matahari.

Gerhana Bulan Sebagian
Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

Gerhana Bulan Penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Nah, sekarang kamu sudah mengerti, kan? Semoga saja penjelasan dari Nesi tadi membantu kamu, yah. Oh, iya ngomong-ngomong kamu sudah pernah menyaksikan peristiwa gerhana bulan belum? (Kidnesia/Mreclipse)

comments powered by Disqus