Nesi, piramida Mesir itu dibuat ribuan tahun lalu, bagaimana cara bangsa mesir kuno menyatukan batu piramida jika belum ada perekat?
Chrystall Catherine Roschey
Halo, Chrystall yang kritis. Yap, dulu bahan perekat memang belum ada. Lho, lho??? Lalu bagaimana piramid bisa dibuat ya?
Pada zaman dahulu Raja Mesir atau Fir'aun dianggap sebagai dewa. Rakyat Mesir menyembah dan memujannya.
Seluruh rakyat berhutang budi pada raja. Karena itu mereka berkorban atau bekerja yang dianggap sebagai suatu penghormatan bagi raja.
Pekerja yang membangun piramida dibagi dalam beberapa kelompok, ada kelompok pemotong batu, penulis identitas batu, dan penarik batu.
Semua dikoordinasi dengan sangat rapi. Setiap orang punya tempat bekerjanya masing-masing dan tahu tujuan pekerjaannya.
Setiap blok batu ditulisi nomor identitas, sehingga jelas di posisi mana batu tersebut akan ditempatkan dalam piramida. Pada pembangunan piramida, tukang batu adalah tenaga kerja terpenting.
Mereka menghaluskan blok-blok batu yang baru dikirim dari pertambangan dan memastikan ukurannya benar-benar tepat.
Nah, karena itulah posisi batu-batu tadi menjadi pas dan dapat menyatu satu sama lain. Tekhnik ini dinamakan sistem batu kuncian.
Jadi, batu yang satu mengunci batu yang lainnya dan tidak boleh ada celah. Hhmm, ibaratnya itu seperti permainan tetris.
Wah, sepertinya, mudah, ya? Eeits jangan salah lho, satu blok batu beratnya mencapai 2,5 ton atau setara dengan 2500 kg dan butuh sekitar 3 juta blok batu untuk membangun satu
piramida.
Semua blok batu harus berada pada posisi yang sangat tepat, tidak boleh salah seinci pun. Kesalahan meletakkan posisi batu akan menyebabkan titik berat piramida bergeser, dan piramida bisa runtuh. (Kidnesia/Berbagaisumber)