kenapa di indonesia tidak turun salju?

Nesi aku mau tanya, kenapa di Indonesia tidak turun salju?
Kenapa di negara lain seperti Amerika turun salju? kok seperti itu sich? apa sebabnya?
(maaf ya Nes kalau gambarnya engga tepat)

Pengirim:
Kamilah Gunawan
(lewat email)

Halo Kamilah Gunawan, Nesi senang nih dapat teman baru..

puncak jaya

Puncak Jaya (Carstenz Pyramide)

Indonesia memang tidak bersalju seperti di Amerika atau di belahan bumi Eropa sana. Tapi, salju ada kok di Indonesia. Tepatnya di puncak Pegunungan Jayawijaya, Provinsi Papua. Meski sedikit, Indonesia juga punya salju, lho!

Supaya kamu nggak bingung, Nesi jelasin deh. Indonesia itu terletak di garis khatulistiwa atau ekuator. Secara astronomis, wilayah Indonesia berada antara 6 derajat Lintang Utara - 11 derajat Lintang Selatan dan 95 derajat Bujur Timur - 141 Bujur Timur. Karena pengaruh letak lintangnya itu, Indonesia beriklim tropis.

Karena letak lintangnya itulah, posisi wilayah Indonesia berada di antara 2 samudera (Pasifik dan Hindia) dan 2 benua (Asia dan Australia). Asal kamu tahu saja, kedua samudera dan benua itu memiliki iklim yang berlainan sehingga secara rutin mempengaruhi keadaan cuaca dan iklim di Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa.

Hujan

Musim Hujan. Foto: wordpress.com

Perpaduan antara letak astronomis dengan letak geografis Indonesia menimbulkan kondisi:
* Matahari bersinar terus menerus sepanjang tahun
* Penguapan tinggi, sehingga kelebamban udara juga tinggi
* Memiliki curah hujan yang relatif tinggi
* Memiliki wilayah hutan hujan tropis yang cukup lebat
* Memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan kemarau sebagai akibat dari pergerakan angin monsun.

Kemarau

Musim Kemarau. Foto: dok.chip.co.id

Oya, musim di Indonesia juga dipengaruhi oleh adanya gerak semu matahari. Dan gerak semu matahari ini terjadi karena pengaruh rotasi bumi dalam berevolusi (mengelilingi matahari).

Jadi, di Indonesia memang tidak ada musim salju, yaa... hanya saja, kalau kamu mau melihat salju, bisa ke Pegunungan Jayawijaya di Papua. (Kidnesia/berbagai sumber)

comments powered by Disqus