Senin, 04 November 2013
Tengkawang
  • Tengkawang
Tengkawang, Kalbar

Pohon Tengkawang. Foto: Wibowo Djatmiko/wikipedia.org

Tengkawang adalah nama buah dan pohon yang menghasilkan minyak lemak berharga tinggi. Secara tradisional, minyak tengkawang digunakan untuk memasak sebagai penyedap makanan dan ramuan obat-obatan.

Dalam industri, minyak tengkawang digunakan sebagai bahan pengganti lemak coklat, bahan farmasi, dan kosmetika. Kini, 12 jenis tengkawang dilindungi oleh pemerintah. Tanaman ini salah satu khas dan maskot kekayaan keaneragaman hayati yang dimiliki hutan Kalbar.

Di Kalbar sekarang ini, kayu pohon tengkawang, menjadi komoditas perkayuan yang cukup tinggi nilainya. Di Kabupaten Kapuas Hulu seperti Kecamatan Bunut Hulu dan Kecamatan Belimbing dan Nanga Pinoh di Kabupaten Sintang harganya Rp 200.000-Rp 300.000 per meter kubik. Sementara di Pontianak, harganya Rp 500.000-Rp 600.000 per meter kubik.

Di Kalimantan, Kalbar tepatnya adalah daerah endemik tengkawang. Di daerah ini ada 10 jenis tengkawang yang menghasilkan biji. Jenis yang paling komersial adalah Shorea stenoptera Burk  (tengkawang tungkul). Pohon tengkawang dapat berbuah setelah berumur delapan-sembilan tahun. tetapi ada juga yang berumur panjang 12-13 tahun. Tiap pohon dapat menghasil biji berkisar 250-400 kg.

comments powered by Disqus