Apa itu Filateli?

Apa bedanya filateli dan koleksi prangko? Lalu filatelis itu apa lagi? Nah, mari Nesi jelaskan semuanya.

prangko 1

Prangko Soekarno aneka warna

Asal Mula Filateli
Filateli dimulai dari pengamatan seseorang terhadap setumpuk prangko. Awalnya terlihat sama, tetapi setelah diamati lebih dekat ternyata ada banyak perbedaan. Masing-masing prangko memiliki perbedaan jenis kertas, desain, tanda air pada kertas, variasi warna dan arsiran, bentuk pelubangan, dan lainnya.

Ditambah lagi, ciri khas kantor pos di tiap negara berbeda-beda. Hal ini menjadikan prangko memiliki identitasnya sendiri-sendiri.

Filatelis
Jangan salah. Ada banyak lho prangko palsu yang beredar. Nah, hanya mereka yang punya pengetahuan filateli yang bisa membedakan yang asli dari yang palsu. Orang-orang yang memiliki pengetahuan filateli dan mempelajari prangko disebut filatelis.

filateli

Mengamati prangko yang kecil harus menggunakan kaca pembesar dan pinset.

Dalam mengamati dan mempelajari prangko, filatelis menggunakan alat bantu: pinset untuk menjepit prangko, kaca pembesar, juga odontometer. Odontometer adalah alat untuk mengukur jarak lubang antar dua prangko.

Tidak semua filatelis mengoleksi prangko. Tapi tidak sedikit juga yang melakukannya. Biasanya mereka menyimpan prangko-prangko tersebut dalam sebuah buku khusus.

Koleksi Prangko
Koleksi prangko adalah salah satu hobi terpopuler di dunia. Anak-anak dan remaja adalah para kolektor prangko pertama di dunia. Hobi ini sudah ada sejak tahun 1860an. Kira-kira sudah hampir 150 tahun umurnya. Jadi kita patut berbangga kawan-kawan!

Mau mengoleksi prangko? Caranya tidak sulit kok. Nesi punya beberapa tips yang bisa membantumu memulai hobi baru ini:

prangko 2

Kalau koleksimu sudah banyak, simpan dalam buku prangko seperti ini.

1. Minta bantuan teman dan keluarga. Ketika mereka mendapatkan surat atau paket berprangko, minta mereka menyimpan prangko tersebut.

2. Beli seri prangko terbaru dari kantor pos.

3. Tukar-menukar prangko dengan teman sesama kolektor prangko. Biasanya para kolektor punya satu jenis prangko yang lebih dari satu.

4. Banyak prangko dijual dan dipertukarkan pula di internet. Minta bantuan orangtua ketika mencari para penjual prangko di internet.

5. Hubungi komunitas filatelis di kotamu. Biasanya mereka sering mengadakan pameran prangko atau pertemuan-pertemuan rutin. Ada Indonsia Philatelists Association  juga Love Indonesia Philately .
(Kidnesia/Dari berbagai sumber)

Nah, kamu lebih tertarik menjadi filtelis atau kolektor prangko?

comments powered by Disqus