Jambu Air Citra

Kidnesia.com - Jambu air  adalah buah asli Indonesia. Jenisnya macam-macam. Ada jambu Cincalo, jambu air apel, dan jambu air semarang. Teman-teman mungkin pernah mencicipinya.

Tapi, pernahkah teman-teman menncicipi jambu air citra ?

Buah "Raksasa"

Jambu air

Jambu air citra ditemukan pertama kali di Anyer, Banten

Dibandingkan dengan jambu air biasa, buah jambu ini ukurannya boleh dibilang "raksasa".

Satu buah jambu beratnya bisa mencapai 200 sampai 300 gram. Kira-kira sebesar kaleng susu kental manis.

Bentuk jambu ini seperti lonceng. Warnanya merah tua sampai kecokelatan. Rasanya manis dan renyah ketika digigit. Pohon jambu air citra pernah menjadi tanaman langka.

Jambu air citra  bisa berbuah 2 sampai 3 kali dalam setahun.

Sekali berbuah, bisa menghasilkan 50 kg buah. Untung ada seorang peneliti tanaman buah tropis yang peduli tanaman ini.

Peneliti itu adalah Bapak Dr. Moch. Reza Titawinata, MS. Beliau mencari dan mencari sampai akhirnya menemukan pohon jambu ini pada tahun 1990-an di daerah Anyer, Banten.

Berkat usahanya, kini  tanaman jambu air citra sudah dikembangkan secara masal.

Suka Air

Pohon jambu air

Pohon jambu air butuh banyak air.

Jambu ini disebut jambu air karena mengandung banyak air.

Supaya buahnya bisa banyak mengandung air, pohon ini perlu banyak air. Artinya, oerlu sering disirami.

Nah, supaya enggak perlu repot-repot menyiramnya, perkebunan air citra dibuat seperti kanal. Di perkebunan, tanaman ini berjajar dengan rapi.

Antara satu barisan dengan barisan lain dibatasi dengan parit yang cukup dalam dan lebar.

Demikian pula kelilingnya, dibatasi dengan parit.

Selain meringankan pekerjaan, parit-parit ini membuat kebun buah jadi terlihat cantik. Sebuah ide yang menarik, bukan!

Teks: Aan/Annisa, Foto: Riomanadona

__________________________________________________________________________

Baca artikel ini juga, yuk!

- Jambu Air Nasi-Nasi

- Jambu Bol

comments powered by Disqus