Keraton Solo Atau Yogya?

Kidnesia.com -  Wah kalau kalian penasaran Keraton Yogyakarta dengan Keraton Surakarta mana yang lebih dulu ada, yuk kita belajar sejarah keduanya!

Keraton Surakarta

keraton

Keraton Solo ini awalnya, bernama keraton Surakarta. 

Keraton Solo (dulu lebih dikenal dengan sebutan Surakarta) berdiri karena ada sebuah pemberontakan Sunan Kuning. Saat itu adalah masa pemerintahan Sunan Pakubuwono (PB) II tahun 1742.

Pemberontakan dapat ditumpas dengan bantuan VOC. Kartasura direbut kembali, namun ada yang harus dikorbankan. Wilayah Mataram menjadi milik VOC karena sebagai bentuk hadiah atas bantuan yang diberikan VOC.

Bangunan keraton Surakarta hancur akibat pemberontakan. Sunan Pakubuwana II, lalu memerintahkan Tumenggung Honggowongso dan Tumenggung Mangkuyudo serta komandan pasukan Belanda J.A.B. van Hohendorff untuk mencari lokasi ibu kota Mataram yang baru. Karena itu, dibangunlah keraton baru.

Keraton baru dibangun tahun 1745. Bangunan itu berada 20 km dari arah tenggara Kartasura, tepatnya di Desa Sala di tepi Bengawan Solo. Kelak namanya berubah menjadi Surakarta atau dikenal dengan keraton Solo.

Keraton Yogyakarta

keraton

Keraton Jogja berdiri setelah keraton Solo.

Berlakunya Perjanjian Giyanti (13 Februari 1755) menyebabkan Surakarta menjadi pusat pemerintahan Kasunanan Surakarta, dengan rajanya PB III. Yogyakarta menjadi pusat pemerintahan Kasultanan Yogyakarta, dengan rajanya Mangkubumi (Sultan Hamengkubuwono (HB) I).

Untuk menjalankan pemerintahannya, pangeran Mangkubumi membangun sebuah istana pada tahun 1755 di wilayah Hutan Beringan.

Raja pertama di Kesultanan Yogyakarta adalah Pangeran Mangkubumi dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I (HB I). Keraton Yogyakarta didirikan dengan pola tata kota yang sama dengan Surakarta yang lebih dulu d[ibangun.

Jadi, Keraton Surakarta dibangun tahun 1745 sedangkan keraton Yogyakarta tahun 1755. Nah, sekarang kamu tahu, kan keraton mana yang berdiri lebih dulu? 

Teks: Kidnesia, 

_____________________________________________________________________________________

Baca artikel ini juga,yuk!

- Persahabatan Antar Agama diKeraton Kasepuhan

- Prajurit Keraton Surakarta

- Berwisata Mengelilingi Keraton Surakarta

comments powered by Disqus