Serial Bintang Penunjuk Arah 1: Bintang Ikan Pari

bintang penunjuk arah

Bintang dapat menjadi petunjuk arah dan penanda musim. Ilustrasi: Ode/Majalah Bobo

Orang sering membutuhkan penunjuk arah utara, selatan, barat, atau timur saat bepergian.  Orang juga membutuhkan penunjuk musim, apakah musim hujan sudah datang atau musim semi segera tiba. Orang Polynesia di Hawaii, orang Bedouin di Arab, orang Eskimo di Kutub Utara, orang Dayak di Indonesia dan orang Maori punya bintang-bintang istimewa sebagai penunjuk arah dan penunjuk musim.

Samudra Pasifik adalah samudra terluas di Planet Bumi. Luas Samudra Pasifik sama dengan sepertiga luas permukaan Bumi. Itu artinya, kamu perlu waktu empat bulan untuk menjelajahi Samudra Pasifik dengan perahu layar. Bayangkan, selama berbulan-bulan, mata hanya melihat lautan luas. Orang jadi tidak tahu arah dan bisa tersesat. Bayangkan, jika tidak menemukan satu pulau untuk mendarat, orang bisa mati kelaparan di Samudra Pasifik, lo. Hiii ... mengerikan sekali.

Namun, bangsa Polynesia dapat berlayar di Samudra Pasifik dengan mudah. Kok bisa?

Rasi bintang Ikan Pari

Rasi bintang Ikan Pari atau Salib Selatan. Ilustrasi: Ode/Majalah Bobo

Bangsa Polynesia mengamati alam dengan teliti saat berlayar. Bangsa Polynesia mengamati burung yang terbang. Burung dapat jadi pertanda ada daratan di sekitar laut. Di malam hari, bangsa Polynesia mencari ikan pari di langit selatan. Hihi ... tentu saja, ikan pari itu bukan ikan yang berenang di langit. Ikan pari itu adalah rasi bintang berbentuk ikan pari. Rasi Ikan Pari sering juga disebut sebagai rasi bintang Crux atau Salib Selatan.Rasi ikan pari adalah penunjuk arah selatan.

(Johanna Ernawati)

Narasumber: Dr. Taufiq Hidayat. Dept. Astronomi. Fakultas Matematika & IPA. Institut Teknologi Bandung.

Comment n Share on your facebook