Bikin Komik, Yuk!

Baca komik memang seru, tapi lebih seru lagi kalo kamu yang buat sendiri! Hehehe, mau coba? Yaah, siapa tahu kamu bisa jadi komikus beken. Lihat, yuk!

Komik

Buat papan cerita (storyboard), memudahkan jalan cerita yang mau ditulis. Foto: blogssun

Catat ide kamu!

Ide adalah anugerah Tuhan, jadi yakinlah selalu ada jalan untuk menemukan ide. Begitu dapat ide, langsung catat sebelum lupa! Sayang banget, kan kalau sampe enggak ingat!

Buat cerita, tokoh hingga papan cerita

Buat cerita memang bukan pekerjaan yang mudah. Eiits, jangan putus asa dulu! Kemampuan ini bisa diasah. Banyak membaca dan sering-seringlah menulis!

Sudah dapet ide ceritanya? Langkah selanjutnya, ciptakan karakter tokoh. Buat gambar atau desain karakter si tokoh. Mulailah dengan membuat ciri-ciri fisik dan non fisik. Kemudian, buat gambar berdasarkan ciri-ciri tadi.

Komik

Nih, salah satu hasil gambar dari penciling. Foto: photobucket

Penting, juga nih, buat papan cerita atau storyboard . Papan cerita adalah panduan utama sebelum kamu buat gambar akhir. Bisa dibilang ini adalah gambar kasar tapi letak gambar sudah jelas dan ada teksnya.

Gambar dengan pensil (Penciling)

Semua komik biasanya diawali dengan gambar sketsa pensil. Jarang yang langsung menggunakan komputer. Gambar pensil itu jadi gambar dasar proses selanjutnya, yaitu penintaan. Hasil gambar pensil dijiplak dengan drawing pen .

Penjiplakan gambar menghasilkan gambar yang lebih rapih dan bersih. Inilah yang dinamakan proses penintaan atau inking .

Komik

Jaman udah canggijh, pemberian warna bisa pake photoshop, dong. Foto: theextreem

Memindai (scanning), pewarnaan digital, tata letak (layout)

Gambar hasil penintaan dipindai(scan) untuk diubah menjadi format digital dan siap diwarnai. Jaman sekarang proses pewarnaan tidak perlu pakai tinta atau cat air lagi! Iya, dong, tinggal pakai photosop , aja.

Setelah halaman komik diwarnai, kamu harus menyusun urutan halamannya supaya jadi komik.

Cetak komik

Nah, komikus yang baik biasanya akan mengikuti proses pembuatan komik dari awal sampai akhir. Apalagi saat penyetakan, harus ditunggu supaya hasilnya lebih sempurna. Dan akhirnya, komk pun siap disebarluaskan, hehehe.

Komik

Ayo, pamerkan karya kamu! Foto : pikiran rakyat

Ayo, bikin komik kamu jadi terkenal!

Setelah melewati semua proses, komik kamu perlu dipublikasikan. Tentu saja, supaya orang-orang makin kenal dengan karya kamu. Cara termudah, sebarkan komik lewat internet, seperti blog atau situs jejaring sosial.

Kalo lebih memungkinkan lagi, ikuti pameran komik. Pajang karya kamu! Siapa tahu ada penerbit yang ngelirik, terus diterbitkan, deh! Hehehe...(Annisa/Kidnesia)

Udah pernah nyoba buat komik? Seperti apa, sih komik versi kamu? Cerita, ke Nesi, dong!

comments powered by Disqus