Rabu, 06 April 2011
Candi Cangkuang
  • Candi Cangkuang
    Candi Cangkuang

Candi Cangkuang merupakan candi Hindu abad 8. Ketika ditemukan, candi ini tinggal puing-puing. Dengan beberapa potong batu candi yang tersisa, ahli purbakala berhasil mewujudkan kembali candi ini.

Situ Cangkuang

Candi Cangkuang

Bentuk Candi Cangkuang mirip candi Hindu di Gedong dan Dieng di Jawa Tengah.

Candi Cangkuang terletak di Kampung Ciakar, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut .

Kita bisa ke lokasi dengan naik angkutan kota sampai di Desa Cangkuang, lalu naik andong ke Kampung Ciakar.

Candi Cangkuang terletak di bukit kecil di tengah situ. Kita harus menyebrang dengan rakit. Seerr...rakit meluncur dengan tenang.

Candi Cangkuang tampak tersembunyi di antara rimbun pepohonan. Tak jauh dari candi, tampak serumpun pandan-pandanan Pandanus furactus yang disebut cangkuang.

Rupanya, nama Candi Cangkuang ini diambil dari nama tanaman yang tumbuh di desa ini.

Candi Abad 8

Buah Cangkuang

Buah Cangkuang, mirip buah merah dari Papua.

Ketika ditemukan 200 tahun yang lalu, Candi Cangkuang tinggal puing-puing.

Di antara puing-puing itu, ditemukan sebuah arca Siwa duduk bersila di atas bantalan bunga teratai.

Di bagian depan kaki kiri terdapat kepala seekor sapi (nandi). Arca seperti ini merupakan arca Siwa zaman kerajaan Hindu abad 8.

Candi Cangkuang yang ada sekarang merupakan bangunan baru. Karena, ketika hendak dibangun kembali, puing-puing candi sudah tak tersisa lagi. Sayang sekali. (Sigit/Potneg/Annisa/Kidnesia/Foto: Sigit wahyu)

Logo Potneg
comments powered by Disqus