Selasa, 13 September 2011
Selamat Datang di Kota Hujan
  • Selamat Datang di Kota Hujan
    Selamat Datang di Kota Hujan

Siang itu cerah. Matahari tanpa malu terus menyinari kota Bogor yang mendapat julukan sebagai kota hujan. Syukurlah, hujan tidak turun hari itu. Aku gembira dan segera bersiap-siap mengelilingi Bogor dan sekitarnya.

Tugu Kujang

Tugu Kujang berdiri sejak 4 Mei 1982 sebagai simbol Kota Bogor.

Dari Jakarta kutempuh perjalanan kurang lebih satu setengah jam melalui tol Jagorawi. Begitu keluar tol, Tugu Kota Bogor atau Tugu Kujang langsung menyambut.

Hmm, sejenak aku berhenti di tugu ini. Letaknya persis di seberang Botanical Square atau di pertigaan Jalan Padjajaran, Otista dan Baranangsiang.

Tugu Kujang diresmikan pada 4 Mei 1982. Sejak itu pula, tugu ini dijadikan simbol Kota Bogor.

Mataku tertuju pada sebuah alat yang ada di ujung tugu ini. Dari kejauhan, puncak tugu seperti ada benda yang mirip bulan sabit.

Setelah dilihat lebih dekat, benda itu adalah kujang. Kujang ini adalah senjata khas dari Kerajaan Padjajaran yang dihuni oleh Suku Sunda.

Dulunya, Bogor itu adalah Kerajaan Padjajaran yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi. Lalu untuk menghormati kota Bogor sebagai ibukota Kerajaan Padjajaran di masa dahulu, pemerintah kota setempat membangunnya sebagai Tugu Kujang.

Tugu Kujang juga bertujuan untuk mengenang pengembalian kota Bogor dari tangan penguasa Inggris ke tangan Belanda (1836).

Tugu Kujang

Coba, lihat, Kujang dijadikan simbol di atas tugu ini.

Lantas, kenapa harus Kujang yang bertengger di atas tugu? Dahulu, penduduk Kerajaan Padjajaran menganggap Kujang sebagai senjata misterius dengan kekuatan ajaib.

Senjata ini merupakan senjata rakyat dan panji kebesaran berlekuk tujuh dengan tiga lubang di bagian pinggir dan satu lubang di bagian tengah.

Pusaka Kujang itu sendiri sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Pajajaran pada abad ke-14 Masehi, di masa pemerintahan Prabu Siliwangi.

Kujang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Sunda karena fungsinya sebagai peralatan pertanian.

Ah, sekarang aku mengerti, betapa pentingnya Tugu Kota Bogor dan simbol senjata Kujang bagi kota ini. Ada nilai sejarah dan pengetahuan yang tersimpan dibalik tegak dan kokohnya Tugu Kujang.

Selanjutnya, aku masih akan menelusuri pojok-pojok di Kota Bogor untuk menemukan sesuatu yang unik di daerah ini. Yuk, ikuti aku! (Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)

Comment n Share on your facebook