Rabu, 17 September 2014
Tifa, Musik Penyemangat
  • Tifa, Musik Penyemangat
foto horizontal

Kidnesia.com - Suara tabuhan tifa membuat para penari semakin bersemangat mempertunjukkan tarian mereka. Suara tabuhan tifa membuat para pengukir semakin bersemangat menyelesaikan ukiran mereka. Suara tabuhan tifa memang menjadi penyemangat bagi orang-orang yang mendengarnya.

Tifa  adalah alat musik tradisional dari Maluku  dan Papua . Alat musik ini terbuat dari kayu yang dilubangi atau dikosongkan bagian tengahnya. Kemudian, salah satu ujungnya ditutup dengan lembaran kulit yang direkatkan di sepanjang sisi kayu. Bentuknya menyerupai gendang. Cara memainkannya pun hampir sama.

Kayu yang dipakai untuk membuat tifa adalah kayu pilihan. Misalnya kayu waru, seperti tifa yang biasa dibuat oleh masyarakat Suku Kamoro  di Papua. Kulit yang digunakan sebagai penutup biasanya kulit rusa atau kulit biawak. Dulu, Suku Kamoro menggunakan darah manusia untuk merekatkan kulit ke kayu. Namun, sekarang sebagian dari mereka sudah mulai menggunakan lem kayu.

Tifa dilengkapi ukiran di sepanjang sisinya. Setiap suku di Maluku maupun Papua punya pola ukiran khas mereka sendiri. Misalnya, Suku Kamoro lebih senang mengukir bentuk-bentuk manusia pada tifa mereka. Di Suku Kamoro, tifa menjadi kebanggaan para pria. Hanya pria yang memainkan tifa. Mereka juga rajin membersihkan dan menjemur tifa supaya semakin bagus bunyinya.

foto horizontal juga

Tifa juga sering punya sebutan yang berbeda di beberapa tempat. Di Maluku Tengah, tifa disebut tahito  atau tihal . Kalau di Pulau Aru, tifa disebut titir . Orang-orang Suku Kamoro lebih mengenal tifa dengan sebutan eme .
Selain mengiringi tarian, nyanyian, dan proses mengukir, tifa juga sering digunakan untuk pelengkap upacara adat. Pada suku-suku tertentu, bunyi tabuhan tifa dipercaya mengandung kekuatan magis.

Untuk mempopulerkan tifa, pernah diadakan penabuhan 1000 tifa dalam acara Festival Danau Sentani 2011 . Seribu tifa itu dikumpulkan dari berbagai kampung di sekitar Danau Sentani, beserta 1000 penabuhnya. Wah, tentu sangat meriah suaranya!

Teks: Vero / Foto: dok. kidnesia/berbagai sumber

____________________________________________________________________________

Baca artikel ini juga, yuk!

- Asal Bunyi Alat Musik

- Asal Usul Alat Musik

- Alat Musik Tradisional Sasando
 

comments powered by Disqus