Senin, 02 Maret 2015
Tari Kecak
  • Tari Kecak
Tari Kecak-Bali

Tari Kecak. Foto: partnershiponebridge.wikispace.net

Kidnesia.com - Tari kecak merupakan pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan tahun 1930-an, dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan kata "cak" dan mengangkat kedua lengannya.

Para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka.

Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Lagu Tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

Wisatawan yang berminat menyaksikan Tari Kecak dapat memilih satu di antara tiga lokasi pertunjukan, antara lain di Pura Luhur Uluwatu, di Desa Batubulan, serta di Jalan Hanoman.

Keistimewaan Tari Kecak yaitu tidak mengandalkan alat musik untuk mengiringi tarian, melainkan paduan suara para penarinya. Tari Kecak juga dikenal dengan sebutan Tarian Kecak dan Api . Pertunjukan terkahir ini semacam bonus yang dapat mengundang decak kagum para penonton.

O ya, pada tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan seorang pelukis Jerman bernama Walter Spices. Untuk apa? tentu saja untuk menciptakan Tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan juga kisah-kisah Ramayana.

Teks: Indhisa, Foto: partnershiponebridge.wikispace.net

___________________________________________________________________

Artikel Terkait:

1. Menonton Kecak di Pura Uluwatu (1)

2. Menonton Kecak di Pura Uluwatu (2)

3. Tari Kecak yang Mendunia

comments powered by Disqus