Jumat, 09 Oktober 2015
Yuk, Jalan-Jalan ke Masjid Agung Banten!
  • Yuk, Jalan-Jalan ke Masjid Agung Banten!
timthumb

Kidnesia.com -  Masjid Agung Banten merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia yang kaya akan nilai sejarah. Masjid ini tak pernah sepi akan pengunjung, yang tidak hanya datang dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar.

Masjid Agung Banten terletak di sebelah barat alun-alun Banten, di atas lahan seluas 0,13 hektar. Tepatnya, di Kecamatan Kasemen, kira-kira 10 km dari pusat kota Serang. Untuk sampai ke sini, kamu dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Namun, memang lebih disarankan menggunakan kendaraan sendiri. Kalau kendaraan umum, kamu harus menuju Terminal Terminal Pakupatan, Serang. Kemudian, dari sana dapat menggunakan bis jurusan Banten Lama atau mencarter mobil angkutan kota menuju lokasi selama lebih kurang setengah jam.

Masjid ini pertama kali dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin  pada tahun 1566 atau tanggal 5 Zulhijah 966 H. Kemudian, pembangunannya diteruskan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf.

Bangunan induk masjid ini berdenah segi empat dengan atap bertingkat bersusun 5 atau dikenal dengan

banten 3_31_1373874751

istilah atap tumpang. Tiga tingkat paling atas sama runcingnya. Selain itu, terdapat pula menara dengan tinggi kurang lebih 23 m berbentuk mercusuar. Pada zaman dahulu, menara ini digunakan untuk mengumandangkan adzan dan sebagai menara pandang ke lepas pantai.

Pada kawasan Masjid Agung Banten , pengunjung dapat melihat makam para Sultan Banten dan keluarganya, seperti: makam Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Abdul Mufachir, Muhammad Aliyudin, dan lainnya.

Yuk, jalan-jalan ke Masjid Agung Banten!

Teks: Desy/Indira; Sumber: kebudayaanindonsia.net, simbi.kemendag.go.id, wikipedia; Foto: kebudayaanindonesia.net

comments powered by Disqus