Jumat, 20 Juni 2014
Tari Klasik Yogyakarta
  • Tari Klasik Yogyakarta
Tari Klasik Gaya Yogyakarta

Senangnya bersama teman-teman belajar tari klasik ini.

Kidnesia.com - Salah satu di antara banyak kesenian Yogyakarta  yang masih lestari hingga kini adalah tari klasik .

Kenapa klasik? Sebab, tari-tarian itu sudah ada sejak dulu.

Tari klasik  gaya Yogyakarta  dibuat oleh seniman-seniman keraton zaman dulu.

Banyak yang menilainya sebagai warisan seni bermutu tinggi.

Tari klasik sampai hari ini masih lestari karena masih ada yang tertarik mempelajarinya.

Bahkan, di Yogykarta ada sanggar tari yang khusus mengajarkan tari klasik, seperti Sanggar Ndalem Pujokusuman.

Harus Sabar
Kalau kamu ingin bisa menarikan tarian klasik gaya Yogyakarta harus ekstra sabar.

Karena gerakan dan rangkaian tarinya rumit.

Siswa yang belajar tari klasik  tidak dapat sekali dua kali datang langsung bisa.

Untuk menguasai tarian sederhana saja, seperti Nawung Sekar, seorang pemula butuh waktu sekitar 4 bulan!

Tari Klasik Gaya Yogyakarta

Di sanggar tari ini kamu juga bisa mendapatkan teman baru, lo! Asyik, kan?

Butuh Waktu Lama
Belajar dari dasar tarian klasik  gaya Yogyakarta  butuh waktu cukup lama. Karena kamu harus belajar dari dasar sekali.

Mulai dari posisi tangan, kaki, dan badan. Belajar bentuk gerak. Lalu, belajar merangkai gerakan menjadi tarian yang utuh.

Diminati Orang Asing
Eits, siapa bilang belajar tarian klasik ketinggalan zaman?!

Justru, seni seperti ini sangat dihargai dan diminati oleh orang asing.

Mereka datang ke Indonesia, antara lain untuk menyaksikan warisan seni klasik bermutu tinggi, seperti tarian klasik gaya Yogyakarta ini.

Nah, siapa yang ingin belajar menari tari klasik  gaya Yogyakarta ? Nesi mau, lo, kalau ada yang mengajari.

Teks: Joko Setyo, Foto: dok.Potret Negeriku/Kidnesia

_________________________________________________________________________

Baca artikel ini juga, yuk!

- Caci, Tarian Pejuang Perang

- Tarian Tobe

comments powered by Disqus