Kamis, 27 Agustus 2015
Kelapa Sawit
  • Kelapa Sawit
Kelapa Sawit

Kelapa Sawit. Foto: hendra/tribunpekanbaru.com

Kidnesia.com - Kelapa sawit didatangkan ke Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1848. Beberapa bijinya ditanam di Kebun Raya Bogor, sementara sisa benihnya ditanam di tepi-tepi jalan sebagai tanaman hias di Deli, Sumatera Utara pada tahun 1870-an.

Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perkebunannya menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dirubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Di Indonesia penyebarannya di daerah Aceh, pantai timur Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.

Habitat asli kelapa sawit adalah daerah semak belukar. Sawit dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis (15° LU - 15° LS). Tanaman ini tumbuh sempurna di ketinggian 0-500 m dari permukaan laut dengan kelembaban 80-90%.

Sawit membutuhkan iklim dengan curah hujan stabil, 2000-2500 mm setahun, yaitu daerah yang tidak tergenang air saat hujan dan tidak kekeringan saat kemarau. Pola curah hujan tahunan memengaruhi perilaku pembungaan dan produksi buah sawit.

Kini, luas lahan perkebunan kelapa sawit di Riau mencapai 2,3 juta hektare dan hampir 25 persen dari luas lahan secara nasional dan CPO yang dihasilkan mencapai  8.198.962 ton per tahun. (Berdasarkan data tahun 2011).

(Kidnesia/Berbagai Sumber)

comments powered by Disqus