Senin, 29 Juni 2009
Rumah Lontik
  • Rumah Lontik
    Rumah Lontik
Rumah Lontik

Rumah Lontik. Foto:tatianak2/wordpres.com

Rumah Lontik yang dapat juga disebut Rumah Lancang karena rumah ini bentuk atapnya melengkung ke atas dan agak runcing. Sementara dindingnya miring keluar dengan miring keluar dengan hiasan kaki dinding mirip perahu atau lancang. Hal ini melambangkan penghormatan kepada Tuhan dan terhadap sesama.

Rumah Lontik diperkirakan mendapat pengaruh dari kebudayaan Minangkabau karena sebagian besar terdapat di daerah yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Tangga rumah biasanya ganjil, bahkan Rumah Lontik beranak tangga lima.

Hal ini ada kaitannya dengan ajaran Islam yakni rukun islam lima. Tiang bentuknya bermacam-macam, ada yang persegi empat, segi enam, segi tujuh, segi delapan, dan segi sembilan. Segi empat melambangkan empat penjuru mata angin, sama dengan segi delapan. Maksudnya rumah itu akan mendatangkan rezeki dari segala penjuru. Tiang segi enam melambangkan Rukun Iman dalam ajaran Islam, maksudnya diharapkan pemilik rumah tetap taat dan beriman kepada Tuhannya. Tiang segi tujuh melambangkan tujuh tingkatan surga dan neraka.

Tipe konstruksi panggung dipilih untuk menghindari bahaya binatang buas dan banjir. Di samping itu ada kebiasaan kolong rumah digunakan untuk kandang ternak, wadah penyimpanan perahu, tempat bertukang, tempat anak-anak bermain, dan gudang kayu untuk persiapan bulan puasa.

    YAYAN
    3-02-2011 06:18
  • Mohon izin copy paste ya Admin ? Kebetulan ada tugas anak. Moga Tetap eksis slalu, tks Laughing

Comment n Share on your facebook