Senin, 04 November 2013
Elok Nian Jembatan Kelok Sembilan
  • Elok Nian Jembatan Kelok Sembilan

Teman-teman ada yang tahu, di mana letak jembatan Kelok Sembilan? Kamu yang tinggal di Sumatera Barat dan Riau , mestinya tahu tempat ini. Sebab, jembatan Kelok Sembilan yang merupakan ruas jalan lintas tengah Sumatera yang menembus perbukitan terjal ini terletak antara Sumatera Barat dan Riau, tepatnya di Kabupaten Limapuluh Kota.

kelok sembilan

Untuk mengurangi kemacetan, di atas ruas jalan Kelok Sembilan ini dibangun jalan layang yang disebut jembatan Kelok Sembilan.

Sudah lama, daerah itu dikenal dengan sebutan Kelok Sembilan. Penduduk di sana menamai daerah itu Kelok Sembilan karena jalanan di daerah itu memiliki 9 belokan atau kelokan. Ruas jalan yang tampak zig-zag menuruni lereng bukit ini dibangun pada zaman Belanda, tahun 1908 sampai 1914.

Meskipun jalannya menanjak dan berkelok-kelok, jalur ini menjadi favorit para pengendara. Sebab, jalur ini merupakan yang paling dekat menghubungan kata Padang dan Pekanbaru yang jaraknya 350 km. Dari Pekanbaru Kelok Sembilan terletak 180 km atau 25 kilometer dari kota Payakumbuh.

Pemandangan di daerah Kelok Sembilan sangatlah elok. Untuk menikmati panorama Kelok Sembilan, tempat paling pas adalah di ruas jalan paling atas. Di belokan paling atas ini terdapat bahu jalan yang cukup luas, sehingga kendaraan bisa parkir dengan aman.

kelok sembilan

Karena ada 9 kelokan, ruas jalan di daerah ini disebut Kelok Sembilan.

Pada saat-saat tertentu, di daerah ini sering terjadi kemecetan. Selain disebabkan oleh ruas jalan yang sempit, di sini juga sering terjadi kendaraan mogok karena tidak kuat menanjak.

Syukurlah, untuk mengatasi kemacetan itu, sejak tahun 2003 mulai dibangun ruas jembatan Kelok Sembilan yang terletak di kilometer 146 dan 148.

Jembatan itu panjangnya 2.537 meter,  terdiri atas 980 meter berupa jembatan yang terbagi dalam enam buah jembatan dan 1.557 meter berupa jalan raya biasa di lereng bukit.

Jembatan Kelok Sembilan menelan biaya sekitar 500 milyar rupiah dan akan selesai pada akhir tahun 2012.

Katanya sih, kalau  jembatan layang nanti sudah digunakan, jalan Kelok Sembilan  di bawahnya tidak akan dihilangkan. Jalan tersebut tetap akan dirawat dan tetap bisa digunakan, terutama untuk pariwasata, sebab jalan tersebut memiliki nilai sejarah.

Jalur Kelok Sembila merupakan jalur padat. Menurut penelitian, jalur ini dilalui sekitar 6.800 kendaraan setiap hari. Sedangkan pada hari libur, kendaraan yang lalu lalang di tempat ini mencapi 11.350 kendaraan.

Artikel: Sigit Wahyu, Sumber foto: limapuluhkota.go.id, aratan.wordpress.com

comments powered by Disqus